Membaca Inspirasi dan Menulis Gagasan

 

Dalam situs pribadinya, Yayan Sopyan mengisahkan, pada suatu ketika ia mendapat pertanyaan dari Iwan Wibisono melalui email: Pak Yayan, apa dan jalan yang harus dimulai untuk menjadi penulis ? Yayan mengawali jawabannya dengan kalimat yang menurut saya sangat menggugah, “Untuk menjadi penulis, yang pertama-tama harus kita lakukan adalah menulis. Tak ada cara lain untuk mengawali langkah menjadi penulis selain menulis itu sendiri.Continue reading

Karya Tebal Tak Menjamin Kualitas

(Naskah ini dimuat diharian Suara Merdeka pada 16 Agustus 2008 )

Tradisi literer merupakan keniscayaan dalam dunia akademis. Namun, agaknya geliat itu belum banyak tampak. Sebab, hingga kini mahasiswa masih berjarak dengan tradisi tulis.

Tengoklah, ketakutan akan kemampuan menulis masih sangat menggejala. Tidak heran apabila skripsi menjadi momok yang menyebalkan. Keberjarakan ini secara gamblang bisa kita lihat diberbagai ruang diskursus mahasiswa, kasus skripsi hayalah salah satunya.

Tak bisa dielakkan, pergulatan dialektika literer kita masih berada pada wilayah bagaimana membetuk kemampuan menulis. Bukan perdebatan mengenai kualitas atas totalitas ide sebuah naskah. Kenyataan itu berimbas pada parameter penilaian terhadap karya tulis. Continue reading