Onghokham Yang Mereka Kenal

Judul : Onze Ong: Onghokham dalam Kenangan / Editor : David Reeve, JJ Rizal, Wasmi Alhaziri / Penerbit : Komunitas Bambu, Jakarta / Cetakan : Pertama, Desember 2007 / Tebal : xvi+ 358 halaman / Peresensi : Rifqi Muhammad

Buku berjudul Onze Ong: Onghokham dalam Kenangan ini mencoba mengupas kulit kehidupan Onghokham. Sepak terjang sosok yang menutup umurnya pada 30 Agustus tahun lalu ini jelas terekam dalam buku yang memuat 53 kumpulan tulisan sahabatnya, baik dalam maupun luar negeri. Buku ini termasuk karya pertama yang memotret sisi personal dan eksentrik Onghokham.

Ong lahir di Surabaya, 1 Mei 1933. Meski tumbuh di lingkungan keluarga Tionghoa Tjabang Atas (peranakan kelas elite menurut segregasi sosial Hindia Belanda), ong tetap menunjukkan keindonesiaannya. Tak mengherankan jika riwayat kesarjanaannya di Jurusan Sejarah UI ditutup dengan skripsi tentang periode akhir keruntuhan Hindia Belanda dari perspektif Nederlando-centris. Menurut almarhum sejarawan Abdurrachman Surjomihardjo, skripsi tersebut menunjukkan seorang intelektual Ong yang Indonesia-centris. Continue reading