Kemelut Mesir dari Sebuah Warung

Dengan mempertahankan cengkeraman tangan besinya di Mesir selama 30 tahun, Hosni Mubarak disejajarkan dengan Firaun,” demikian tulis Egidius Patnistik dalam liputannya di kolom Internasional kompas.com, 31 Januari lalu. Sangat menohok.

Saya sebetulnya tak terlampau paham dengan konstelasi politik Timur Tangah. Ya, barangkali memang bukan bidang saya. Halah..—opo tho. Koran yang disajikan di warung di mana saya biasa makan, lah yang memaksa saya untuk mengikuti perkembangan ini. Karena memang nampaknya, ketika membolak-balik Koran di meja makan—tentunya setelah memonopoli Koran dari penjaja lain,  tak ada berita yang lebih cocok dibaca sembari makan selain berita huru-hara itu.

Bahkan melebihi kemelut soal cerpen “Perempuan Tua dalam Rashomon” karya Dadang Ari Murtono (Kompas, 30 januari 2011). Cerita pendek ini mengegerkan dunia sastra Indonesia lantaran dianggap sebagai hasil dari plagiat dari cerpen Akutagawa Ryunosuke, cerpenis terbaik jepang, yang berjudul “Rashomon”. Yah. Ini memang gempar. Tapi tak ada huru-hara, melainkan sedikit caci-maki, umpatan, atau kekecewaan, entah pada Kompas atau Dadang. Continue reading

Mistisime Jawa dalam Belenggu Kebebasan Beragama

Adalah Niels Mulder, merupakan penulis, yang tertarik dan tergolong berhasil dalam mengungkap jagat mistik dan kepercayaan Jawa. Melalui buku Mysticism in Java; Ideology in Indonesia, antropolog belanda ini menerawang, memasuki, dan menjabarkan jagat mistik yang syarat problematika dan teka-teki. Oleh Mulder, mistisisme didefinisikan sebagai bentuk hepercayaan. Mistisisme dikategorikan sebagai kepercayaan lokal diluar mainstream agama-agama yang posisinya telah diresmikan negara.

Dalam terjemahan buku Mulder yang terbit di Indonesia dengan judul Mistisisme Jawa; Ideologi di Indonesia ini, mistisisme Jawa, menurutnya, pernah dua kali bangkit dalam kontestasi keagamaan nasional. Yakni, pada masa-masa akhir Soekarno dan awal kepresidenan Soeharto. Geliat pertama ditandai munculnya BKKI (Badan Kongres Kebatinan Indonesia). Wongsonegoro sebagai pentolannya, serta penganutnya, akhirnya “berbenturan” dengan tokoh-tokoh agama mapan di Indonesia, khususnya Islam. Continue reading

Mistisisme dan Filosofi Manusia Jawa

Mistisme jawa terjabar kedalam pelbagai bentuk pandangan dan filosofi diri manusia jawa. Misalnya kelahiran manusia yang merupakan anugerah Gusti, ditempatkan dalam possi yang sangat luhur. Sehingga, pertemuan lingga dan yoni sebagai perantaranya, menjadi proses magis yang penuh spiritualitas. Bothok bantheng winungkus godhong asem kabitingan alu bengkong, merupakan simbol yang menerangkan asal-usul perspektif manusia Jawa. Secara harfiah, bothok bantheng bermakna sperma, godhong asem merupakan kemaluan wanita, dan alu bengkong dimaknai alat kelamin laki-laki.

Dalam mistisme Jawa, manusia tidak hadir sendiri di muka bumi, melainkan berempat. Kehadirannya di bumi bersamaan dengan sedulur papat. Sehingga ditambah kita sendiri, totalnya sejumlah lima pancer. Sedulur papat lima pancer, merupakan penghormatan pada orang tua, khususnya ibu yang sudah melahirkan. Ibu juga sebagai sumber kasih sayang yang tiada habis-habisnya. Continue reading

Membaca Inspirasi dan Menulis Gagasan

 

Dalam situs pribadinya, Yayan Sopyan mengisahkan, pada suatu ketika ia mendapat pertanyaan dari Iwan Wibisono melalui email: Pak Yayan, apa dan jalan yang harus dimulai untuk menjadi penulis ? Yayan mengawali jawabannya dengan kalimat yang menurut saya sangat menggugah, “Untuk menjadi penulis, yang pertama-tama harus kita lakukan adalah menulis. Tak ada cara lain untuk mengawali langkah menjadi penulis selain menulis itu sendiri.Continue reading

Koin untuk Presiden, Receh untuk Gaji SBY

 

Gerakan bernada satire ini cukup marak di jejaring sosial Facebook dan Twitter. Saat ini, paling tidak ada 17 halaman dengan kata kunci Koin Untuk SBY beredar di situs jejaring sosial Facebook. Menarik. Menyebarnya Gerakan Sayang SBY dengan mengumpulkan Koin receh untuk merespon keluh kesah SBY masalah Gaji selama 7 Tahun yang belum dinaikkan ini, tampak cukup menohok. Kritik yang kreatif.

Sebagaimana kita ketahui, curhat Presiden beberapa empo yang lalu memang cukup mengagetkan. Karena menurut majalah bergengsi asal Inggris, The Economist, gaji presiden di Indonesia adalah gaji dengan kesenjangan tertinggi ketiga dari 22 negara yang disurvei tahun lalu. Dibandingkan gaji pemimpin negara lain, besarnya gaji presiden di Indonesia lebih tinggi 12 kali dari gaji PM Cina dan lebih tinggi 30 kali dari gaji PM India. Continue reading

Wawancara dengan Pencipta Lagu “Nurdin Turun Downk”

Di sela-sela menyelesaikan tulisan yang urung rampung juga. Sesekali saya membaca beberapa berita, atau sekadar melihat thread kocak di kaskus.us. Kabar merebaknya video lagu nurdin turun yang sempat saya unggah di blog ini pun bertolak dari hasil surfing singkat itu.

Sebagaimana lagu gayus, ternyata perkembangan vodeo itu bertambah pesat. Sehari yang lalu ketika saya memutar video itu di YouTube, pengunjungnya baru sekitar 700-an. Hari ini saya membuka ulang, ternyata pengunjungnya sampai 4000-an. Pun kini ada tiga video masing-masing di upload oleh jjnahanBrew0ks, dan AndaiAkuJadiGayusMP3, dari yang sebelumnya hanya satu. Kenaikan yang cukup fantastis. Continue reading

Video Lagu Nurdin Halid Turun

Tak lama selepas tembang “andai aku jadi gayus tambunan” booming di belantika dunia maya, kini muncul satu lagu lagi yang mencoba meraih perhatian publik kita. Nurdin Turun Down demikian judul tembang anyar ini. Berbeda dengan tembang yang dilantunkan Bona Paputungan, lagu nurdin ini masih sedikit berantakan. Barangkali lantaran kejar tayang. Continue reading