Utopia Kesejahteraan

Usia Indonesia hanya bisa dinisbatkan dalam angka. Negeri yang menjalani beberapa dekade dalam altar kemerdekaan ini tenyata tidak kinjung membuat rakyatnya menjadi warga negara. Upaya meraih kesejahteraan menjadi tugas invidu. Rakyat menjadi diri yang harus memperjuangkan dirinya sendiri untuk sekadar meraih apa yang kita sebut sebagai ‘hidup berkecukupan’. Negara-bangsa yang sedianya dicicitacitakan akan membawa pada kedaulatan dan kesejahteraan hidup, tak lebih daripada reproduksi antar satuan ide-ide.

Keadaan memang tidak menguntungkan bagi seorang rakyat biasa. Bahkan ia tak bisa membela dirinya sebagaimana dulu penduduk sekitar merapi-merbabu mampu meneriakkan perjuangan. Di mana ketika itu kesadaran komunisme yang diterima masyarakat agraris ini membuat mereka memiliki kekuatan dan tekad dalam bendera kepartaian. Kalau dulu masyarakat masih mengalamai masa di mana partai adalah jalan menuju kesejahteraan warga negara, kini partai tak ubahnya lahan uang kaum borjuis berdaya.

Saya membayangkan apa yang alami oleh rakyat saat ini tak terlampau beda dengan tempo di mana Indonesia berada dalam kondisi yang disebut Arbi Sanit sebagai semi kolonial dan semi feodal. Sebuah masa di mana petani dan rakyat lainnya belum bebas samasekali dari ikatan penjajahan, bahkan masih terikat dengan perjanjian-perjanjian yang merugikan, meskipun kemerdekaan secara politik sudah dianggap ada. […]

Catatan ini mandeng pada beberapa hari lalu, hanya karena saya tinggal makan. Namun akan diteruskan lagi kemudian.

 

Pulau Komodo agar Masuk 7 Keajaiban Dunia

Mari bertolak menuju ke Indonesia bagian tengah menjelang timur. Ada kaber gembira di sana. Pulau Komodo akhirnya lolos sebagai finalis tujuh keajaiban baru dunia. Pengumuman penting itu disampaikan oleh Komite New7Wonders senin lalu. Dengan demikian, pemungutan suara untuk Pulau Komodo sebagai finalis NW7 pun dilanjutkan. Tentu ini cukup menggembirakan, bukan?

Namun, saat ini juga New7Wonders menghapus Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) dari statusnya sebagai Pejabat Komite Penunjang Pulau Komodo di kampanye New7Wonders of Nature. Ini terkait dengan Polemik antara New7Wonder dengan Kemenbudpar.

Sebelum keputusan itu dikeluarkan, ada informasi beredar mengenai rencana penghapusan Pulau Komodo dari keikutsertaan New7Wonder. Hal itu lalu direspon, pemerintah berencana melemparkan tuntutan hukum. New7Wonder pun kecewa karena menurut mereka pemerintah terlampau menghiraukan informasi yang salah. Meski demikian, saya kira, hal ini berkaitan dengan polemik antara kedua kubu itu.

Perseteruan ini tentu seharusnya tak perlu terjadi, karena bagaimanapun akan berimbas pada dukungan terhadap Pulau Komodo pada pemilihan mendatang.

Lawan Fasisme Berkedok Agama #2

Berikut ini poster “Lawan Fasisme Berkedok Agama” dari Nobodycorp. Internationale Unlimited

(Ukuran A3, download di sini; Lihat dulu pengantar poster di sini)


Indonesia Memanggil; Lawan Fasisme Berkedok Agama!
Lindungi R.I. dari Fasisme Agama

Lindungi R.I. dari Fasisme Agama

Pertahankan Konstitusimu!

Pertahankan Konstitusimu!

 

Soal Rahasia Negara di Twitter

Beny Israil, nama ini melambung di twitter ahir-akhir ini. Tak diketahui siapa dia sebenarnya. Alkisah, melalui akunnya, @beny_israil, ia berlaku laiknya Julian Assange dalam Wikileaks-nya. Dalam akun itu Beny menyinggung geliat para pejabat di negeri ini dan beberapa isu sensitif di negeri ini.

Dalam pekan terakhir ini bahkan ia mengeluarkan serial intelijen negara. Sejumlah nama-nama mantan petinggi militer disebut-sebut, misalnya Sujono Humardani, Ali Murtopo, Soedomo, atau Beny Moerdani. Beni juga membincangkan tentang sebuah kasus secara terbuka dengan @febridiansyah milik Febridiansyah, peneliti ICW (Indonesia Corruption Watch).

Herannya, Beny tampak akrab dengan akun twitter @budimansudjatmiko yang diduga milik anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). “RT @budimandjatmiko: Juara! Kpn2 kita minum teh di HydePark:) RT @benny_israel: The Circle. Kata orang Malaysia itu …” demikian ciciannya. Continue reading

Mistisime Jawa dalam Belenggu Kebebasan Beragama

Adalah Niels Mulder, merupakan penulis, yang tertarik dan tergolong berhasil dalam mengungkap jagat mistik dan kepercayaan Jawa. Melalui buku Mysticism in Java; Ideology in Indonesia, antropolog belanda ini menerawang, memasuki, dan menjabarkan jagat mistik yang syarat problematika dan teka-teki. Oleh Mulder, mistisisme didefinisikan sebagai bentuk hepercayaan. Mistisisme dikategorikan sebagai kepercayaan lokal diluar mainstream agama-agama yang posisinya telah diresmikan negara.

Dalam terjemahan buku Mulder yang terbit di Indonesia dengan judul Mistisisme Jawa; Ideologi di Indonesia ini, mistisisme Jawa, menurutnya, pernah dua kali bangkit dalam kontestasi keagamaan nasional. Yakni, pada masa-masa akhir Soekarno dan awal kepresidenan Soeharto. Geliat pertama ditandai munculnya BKKI (Badan Kongres Kebatinan Indonesia). Wongsonegoro sebagai pentolannya, serta penganutnya, akhirnya “berbenturan” dengan tokoh-tokoh agama mapan di Indonesia, khususnya Islam. Continue reading

Mistisisme dan Filosofi Manusia Jawa

Mistisme jawa terjabar kedalam pelbagai bentuk pandangan dan filosofi diri manusia jawa. Misalnya kelahiran manusia yang merupakan anugerah Gusti, ditempatkan dalam possi yang sangat luhur. Sehingga, pertemuan lingga dan yoni sebagai perantaranya, menjadi proses magis yang penuh spiritualitas. Bothok bantheng winungkus godhong asem kabitingan alu bengkong, merupakan simbol yang menerangkan asal-usul perspektif manusia Jawa. Secara harfiah, bothok bantheng bermakna sperma, godhong asem merupakan kemaluan wanita, dan alu bengkong dimaknai alat kelamin laki-laki.

Dalam mistisme Jawa, manusia tidak hadir sendiri di muka bumi, melainkan berempat. Kehadirannya di bumi bersamaan dengan sedulur papat. Sehingga ditambah kita sendiri, totalnya sejumlah lima pancer. Sedulur papat lima pancer, merupakan penghormatan pada orang tua, khususnya ibu yang sudah melahirkan. Ibu juga sebagai sumber kasih sayang yang tiada habis-habisnya. Continue reading