Rujuk Setelah Setahun Lebih

Terakhir februari 2011, bulan di saat terakhir kalinya saya menulis catatan kecil untuk blog. Kalau karena males nulis, mungkin tidak selama itu saya betah, toh selama ini saya banyak selo juga. Setahun saya tidak menulis bebas, setahun itu pula kontan tidak punya apa-apa yang bisa saya akui kecuali berak. Genap sudah keinginan saya untuk merasakan hidup tanpa menulis catatan kecil. Tidak akan berakibat apa-apa rupanya, kecuali membuat banyak perkara menjadi sumber kegalauan. Sayangnya, dengan tapa menulis catatan-catatan kecil, bahkan kegalauan saja tidak bisa saya abadikan.

Sudahlah, lupakan itu. Bodoh memang menghentikan aktifitas yang membuat kita tau apa yang sudah saya capai sekarang. Padahal nge-blog itu tidak serumit merencanakan masa depan, atau mengingat dan mengkristalisasi masa lalu. Tak perlu dikira-kira apa yang akan ditulis, tak perlu di bayangkan bagaimana anggapan orang tentang catatan yang telah ditulis. Toh kita bisa luweh. Bahkan ketika saya menulis tulisan ini, beberapa hal berdesakan, beragam ingin dituliskan, akhirnya seperti yang anda baca sekarang. Saya memilih untuk pelan-pelan. Lumayanlah sebagai pengantar saja untuk memasuki percaturan dunia bloger yang semakin kejam… 😄

pelan-pelan

Advertisements

2 thoughts on “Rujuk Setelah Setahun Lebih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s