Selebaran dan Buku Antonius Richmond Bawengan

Selebaran dan Buku Antonius Richmond Bawengan ini mengundang polemic di temanggung. Tak hanya warga islam. Agamawan katolik, Romo Aloysius Budi Purnomo, Ketua Komisi Hubungan Antar Agama Gereja Katolik yang bertugas di Semarang, pun menilai ia juga turut mengganggu iman katolik. Dalam selebaran ini pula dikutib ayat Al Quran. Tidak cukup disitu, Ia juga menyebarkan pamflet anti Bunda Maria.

Sebagaimana dikatakan oleh Romo Budi Purnomo yang dikutib vivanews.com. “Salah satu isinya, dia menyebarkan pamflet anti Bunda Maria. Itu kan pengingkaran iman Katolik seutuhnya. Nah, dalam rangka itu, dia juga mengutip Alquran,” tutur beliau.

Ya. Nampaknya selebaran profokatif semacam itu memang mampu meluas dalam waktu yang sangat singkat. Bagaimana tidak! Bagaimanapun, naluri tentu akan begitu saja tergugah kalau membaca ulasan bernada sentiment keagamaan, atau kajian agama yang sumbang. Kita tahu Temanggung adalah kawasan adem dengan orang-orang yang kalem. Mengapa bisa sampai demikian? tentu ada penyebabnya.

Saya kira Antonius pun menulis hal yang sentimentil. Namun ini hanya kira-kira. Entahlah apa yang ditulis oleh Antonius ini. Orang temanggung yang sempat membaca yang mengerti detil isinya. Yang kta tahu adalah bahwa Antonius dalam selebaran dan bukunya itu TIDAK HANYA MENYANGKUT ISLAM. Ini yang perlu ditekankan.

Sehingga apa yang dilakukan oleh sebagian kecil umat islam yang membakar gereja, sama saja dengan “maling teriak maling”.

Ya. Kasus ini juga tak bisa sebatas itu dibaca sebatas pada Antonius. Rentetan dari selebaran Antonius, telah menyebabkan keributan besar di dunia keagamaan kita. Bayangkan, 3 gereja diobrak-abrik, mobil dibakar. Saya miris mendengarnya. Tak hanya Antonius yang perlu diusut ulang, melainkan juga kekacauan di gereja. Pengrusakan gereja tentu tak bisa dibiarkan begitu saja. Ini insiden besar dalam catatan keberagamaan kita. Semoga kasus ini tidak meluas menjadi konflik agama yang lebih besar.

Rentetan kejadian Antonius R Bawean atas tuduhan penistaan agama, terjadi semula sekitar Oktober tahun lalu. Ulil Abshar Abdalla, Aktivis Jaringan Islam Liberal melalui akun twitternya @ulil mengisahkan kronologinya. Saya sempat mengikuti di twitternya mas Ulil itu, namun tidak lengkap. Lantas saya cari di informasinya yang mengutib dia, ternyata ada. Berikut coba saya kisahkan ulang Kronologi kasus Antonius Richmond Bawengan sampai pembakaran Gereja di Temanggung.[]

— Rifqi Muhammad

[[[POSTER Seruan :Lawan Fasisme Berkedok Agama #1]]]

[[[POSTER Seruan :Lawan Fasisme Berkedok Agama #2]]]

Advertisements

48 thoughts on “Selebaran dan Buku Antonius Richmond Bawengan

  1. EI…ANTHONIUS APA YOU NGAK ADA KERJAAN LAIN,SELAIN MENGUSIK PRINSIP KEYAKINAN ORANG LAIN APA? AKIBATNYA,,, GEREJA DI BAKAR,jangan jadi batu sandungan dong !

  2. Pingback: isi selebaran Antonius Richmond Bawengan – Wiraswasta Online, murah, gampang, efisien, pasar luas ....

  3. kalau membuat selebaran kritik dan sindiran mengenai agama islam dianggap penistaan agama islam, bukan kan lebih nista dan terkutuk lagi pembakaran yang dilakukan sekelompok umat islam terhadap gereja-gereja (rumah ibahdah)???

    maling kok teriak maling 🙂

  4. “Selebaran itu memang berisi keterangan yang menghina agama, namun bukan hanya Islam, melainkan juga agama lain.”

    padahal semua agama dirugikan, tapi kenapa gereja yang dibakar?

    “tampak jelas sekali bahwa massa itu telah diorganisasi secara rapi. Selain karena banyak yang dari luar kota, pembagiannya menuju gereja juga sangat tidak mungkin dibilang kebetulan”

    BEJAT SEKALI SANG PROVOKATOR!!!

  5. ada sebab ada akibat, cari penyebabnya dan jangan saling menyalahkan. Setelah ketemu penyebabnya jadikan pengalaman agar tindakan preventif bisa dilakukan. Gimana profesionalitas polisi…..? apa masih bisa dipercaya kualitasnya…..?

  6. Pingback: Kronologi kasus Antonius Richmond Bawengan sampai pembakaran Gereja di Temanggung « S . E . R . A . T

  7. sekarang anjing pun beragama, merusak seperti layaknya hewanm atas nama agama.

    kalau tidak ingin mati dan membunuh, jangan punya agama di negeri ini.

  8. Saya pribadi yakin ada unsur teror di kasus ini ada sekelompok orang yang mengadu domba,mancing di air keruh bahkan mungkin rekayasa politik pengalihan isu yg hangat sekarang menginggat begitu anarkis nya massa

    • Kemungkinan itu sangat besar mas. karut marut politik yang terumbar bebas membuat petinggi di sana kehilangan wibawanya. Bisa saja ia membuat geger agar ia tidak disorot. itu sangat mungkin

  9. Bubarkan ormas2 yang membuat keributan selama ini.

    BIN..TNI..?
    Polisi salut buat anda.(Tapi perlu kerja sama,kalau memang ga siap )
    Komnas HAM..Perlu adanya undang2 yg mengatur tindakan dalam keadaan darurat.

  10. Mungkin lebih baik Negara melarang semua agama di Indonesia, dan menggantinya dengan nilai-nilai spiritualitas menurut iman masing-masing. Sebab agama hanya jalan menuju jenjang spiritualitas yg lebih tinggi. Spiritualitas yg tinggi akan mampu menembus segala perbedaan. Sebab sema dari Tuhan, untuk Tuhan, dan kembali kepada Tuhan

    • Sepakat mas. Saya sangat setuju. Bahwa spiritualitas, iman, dan kebaikan tertinggi itu melampaui sekat-sekat kategoris, entah itu agama, kepercayaan, kebatinan, atau kategori lain. Saya dukung sepenuhnya. Cuma kalau melarang identitas agama, itu susah. Yang perlu dilakukan adalah bagaimana memahamkan kepada masyarakat bahwa spiritualitas dan kebaikan tertinggi melampaui sekat agama. bisa jadi itu yang bisa dilakukan.

  11. Awas… ada anjing berbuluh domba
    (bukan musang karena mereka dipelihara dan diorganisir oleh AKTOR yang mengatasnamakan agama yang siap menghancurkan Kesatuan Bangsa ini)

    AHMADYA hanya dijadikan kambing hitam
    untuk menutupi NAFSU membunuh, merusak,menghancurkan BANGSA ini

    Sadarlah hai Aparat…
    Siapa yang harus dibela.
    Bangsa Indonesia secara utuh atau
    Bangsa Indonesia secara kelompok
    Apa arti Negara Kesatuan….?
    Apa arti Bhineka Tunggal Ika…?
    Bagaimana Penghayatan BAB XI Pasal 29 Ayat 2…?
    Dimanakah kebebasan itu…
    Apakah kebebasan yang dimaksuh adalah
    kebebasan membunuh, merusak dan menghancurkan agama selain agama gue…?

    Kasihan para LASKAR MALAIKAT utusan Tuhan
    untuk memerangi sesama manusia yang tdk sepaham

    sebenarnya yang malaikat itu siapa..
    Mereka yang berbaju setan hati malaikat
    atau yang Berbaju Laskar Malaikat tapi berhati IBLIS PEMBUNUH…?

    Sadarlah…. Bangsa ini mau dibawah kemana..?
    Manusia lahir tidak langsung berjalan..
    ini menyadarkan kita bahwa kita semua
    manusia lemah yang berdosa. Karna itu perlu agama untuk menuntun kita. Tapi ingat
    Agama bukan kendaraan untuk merusak apalagi membunuh. Agama apa pun itu muliaaaaa
    Tempatkan Kemuliaan itu setinggi2nya
    jangan jadikan kemulian sebagai alat…
    BERTOBATTTTTLAHHH….

    • saya tertegun membaca komentar anda bung..
      dengan membaca puisi anda sebagai teks, saya melihat sedikit koreksi. saya kira tak perlu lalu menghantam mereka dengan kata “bertobatlah” itu hak pemahaman mereka atas agama. kita perlu juga menghargai pemahaman mereka, selama tidak destruktif. namun karena keadaannya malah sebaliknya, saya kira kelompok itu dihabisi saja. agar tidak membawa keburukan yang lenbih besar. agar tidak merusak toleransi sesama.

  12. walah kang cucu hadir juga to?

    nice post kangmas
    saya sependapat koment diatas
    bahwa kejadian luar biasa ini
    seperti kasus kasus sebelumnya

    cuma sebagai pengalih isu

    contoh saja
    kasus century
    yang notabene merugikan negara
    trilyunan rupiah, mendadak plasssss
    hilang bak ditelan bumi
    setelah ada kasus teroris

    wadew
    negara Indonesia
    aku masih bangga dengan tanah
    tumpah darahku
    tapi kenapa ?
    sepertinya Ibu pertiwi
    selalu susah hati?

    kapan Ibu pertiwi
    kembali tersenyum ???

    klo mau itung itungan
    mampir ya?

  13. oyi kangmas Rifki
    liat berita ndak di tv?
    setelah mencermati,

    hehehehe pita biru
    suatu simbol yang tidak semua orang
    menggunakan atau memakai
    waktu terjadi insiden

    dan juga rapi
    seperti ter-organisir
    apalagi hanya sedikit orang
    dari desa tersebut
    kamsudnya, banyakan orang
    dari luar daerah itu

    apa seperti dugaan saya
    bahwa, insiden tsb memang sudah direncanakan ??????
    SEBAGAI PENGALIH ISU
    TERUTAMA POLITIK NIH !!!

    kalau es campur yo enak

    tapi nek politik dicampur aduk
    malah marai MUMETTTTTTTTTT

    • haha.. ane ga liat. kalau itu emang benar. berarti cuma terorganisir. bisa jadi pengalihan itu. bisa jadi memang kelompok berandalan bersurban.haha..
      cuma memang pada foto kejadian, celananya cingkrang cemua tuh orang2

  14. hmmm
    emang kang ajurr negara ini
    bila tidak segera berbenah
    seperti mainan kami
    bila sore hari buka blog
    kalau tidak mujurrr
    yo ajuuuurrrrrrrr
    wkwkwkwkwkwk
    kalau ada waktu senggang
    mainlah diblog kami
    sekedar berbagi rasa hixxxx

    tuh ngapain juga kang cucu
    cuma baca doang
    berikan masukanlah
    pake penthungan hehehehehe

    ok kang
    sukses selalu menyertai anda

  15. Ga ada hukum yg adil di dunia….. Yg kuat bertahan yg lemah berantakan (hukum rimba)….. Ga bisa dipungkiri hukum apapun tanpa kecuali….
    Buka mata buka hati liat sejarah penuh dengan darah……..shhhhhhiiiiitttttt…..

  16. Saya setuju dengan poin pokok tulisan Anda. Bagimanapun, wacana keagamaan yang menjadikan kita melihat agama menjadi lentera hati yang memperlakukan sesama sebagai sosok bermartabat, harus terus-menerus diintrodusir ke publik. Karena, di lapangan wacana keagamaan yang bias, yang sarat prasangka dan kebencian juga terus bergulir. Bahkan, ada media massa yang menjadikannya sebagai core bussines. Dengan demikian, pendewasaan umat dengan keragaman makin meningkat.

  17. Semoga negara kita jangan terpancing,

    Agama jangan dijadikan alat untuk berperang.
    ini pasti ada politik, Orang” berkuasa memotori sekelompok orang” yg belom terdidik emosionalnya secara baik bikin kerusuhan supaya negara ga fokus. ngusut kebejatan nya mereka korupsi.

    Tolong semua teman” apa pun agama nya. jangan terpancing yah.

    Tuhan menurunkan semua agama untuk kebaikan . agar kita semua hidup rukun sesuai dengan kepercayaan kita membangun bangsa Indoenesia

    apa pun gama kita. harus kita mencintai Negara Indonesia! jangan sampai ada SETAN” yang mempengaruhi keruunan kita. dan menghancurkan negara kita !

    Diluar negeri banyak yang menggunakan agama untuk politik dan perang. mereka itu uda gila !

    • ane suka pendapai ini.. Sandro. Yang dikritik sebetulnya bukan agama, melainkan kelompok kecil yang seringkali mengatasnamakan agama. kemungkinan itu digerakkan oleh para penguasa untuk mengendalikan wacana masyarakat, memang besar. saya juga meyakini dugaan itu.

  18. Pingback: Selebaran dan Buku Pemicu Kekerasan Agama | Just Another Thought

  19. Pingback: Kronologi Kasus Antonius Richmond Bawengan sampai Pembakaran Gereja di Temanggung | Just Another Thought

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s