Film Kolosal Sejarah Rembang

Menarik sekali ulasan berita di Suara Merdeka sekitar 2 hari yang lalu, ialah “Rembang Gagas Film Sejarah”. Berita ini menyuguhkan bagaimana kini Pemerintah Kabupaten Rembang, salah satu kabupaten di pantau utara, berupaya untuk merangkum sejarahnya yang berpencar.

Tersebut kata Rembang, ingatan saya lantas terkenang pada sebuah kawasan di mana saya dibesarkan, sebuah kawasan di sepanjang pegunungan kapur utara. Ingatan ini lantas menyuguhkan pada saya sebuah gambaran kawasan yang jauh dari catatan, baik itu visual ataupun tulisan. Film ini kiranya bakal memungkasi pandangan itu.

Sejarah kawasan rembang juga sejarah yang panjang. Interaksi dengan Islam dan Cina berlangsung bahkan sejak kedatannganya di Jawa. Karena konon Lasem, salah satu kecamatan di kabupaten ini, adalah salah satu pelabuhan besar di Jawa. Beberapa bukti seperti bekas perahu awak kapal Laksamana Cheng Ho dan jangkar raksasa ditemukan kawasan ini. Kisah kedatangan cina ini hanyalah salah satu bagian cari cerita.

Film ini pun direncanakan memang sebagai film kolosal. Setidaknya 4 miliar rupiah telah disediakan Pemkab Rembang untuk proyek ini. Ya. Proyek yang ambisius saya kira.

Selepas membaca dan merenungkannya, saya bangga sekaligus curiga. Bagaimana tidak, ditengah kemerosotan kualitas dan kuantitas infrastruktur yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat; ditengah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang tergolong kecil dari seluruh Jawa Tengah; pemerintah menyediakan 4 miliar untuk film. Ya. Saya kira kita memang patut curiga.

Namun di sisi yang berbeda, yang sedikit khusnudzon, saya juga turut berbangga bila megaproyek yang didanai dengan uang daerah itu dapat berjalan lancar, sebagaimana yang direncanakan. Siapa yang tidak berharap dengan asset pariwisata Rembang bisa terdongkrak. Siapa yang tidak senang sejarah daerahnya terarsipkan. Ya. Semua itu harapan. Untuk usaha itu tentu masyarakat perlu banyak dilibatkan serta dalam produksi film. Karena sejarah lesan lah yang paling bisa diandalkan.

Sejenak saya lantas berfikir ulang. Bagaimana film yang nitannya akan menghadirkan sejarah mulai dari Sunan Bonang, batik lasem, pendaratan Laksamana Cheng Ho, dan kisah Kartini itu digarap. Bukankah jeda antara sunan Bonang dan R.A. Kartini sangatlah jauh? Ini hanya satu soal. Kalau ini benar jadi dilakukan. sutradara entah sineas yang menggarapnya tentu lebih bisa memikirkannya. Semoga.

Kini saya menera. Semoga efek dari film itu bagi masyarakat tak cukup sampai pada perasaan senang dan bangga saja. Mestinya lebih. Ya. Sobat, kemana lagi hasil uang daerah kalau bukan untuk rakyat. Demikian juga dengan Film itu.[rifqi muhammad]

Liputan dari Suara Merdeka:

Rembang Gagas Film Sejarah

Pemkab Rembang melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) setempat tengah menggagas pembuatan film kolosal bertemakan sejarah Rembang. Film tersebut dibuat untuk keperluan promosi potensi wisata lokal kabupaten di ujung timur Jawa Tengah itu.

Kepala Bidang Pariwisata pada Disbudparpora Murni Nur Rif’ah menyebutkan, rencana pembuatan film kolosal tersebut sudah dikomunikasikan dengan Bagian Budaya pada Direktorat Jenderal (Dirjen) Destinasi Pariwisata RI. “Film ini diharapkan mampu memberikan gambaran secara utuh mengenai sejarah Rembang, meliputi sejarah Sunang Bonang, RA Kartini, hingga batik tulis Lasem,” jelasnya.

Sebagai bentuk keseriusan, pihaknya kini terus menjalin komunikasi dengan sejumlah production house di Jakarta. Kehadiran film ini, lanjut Murni, nantinya akan menjadi pelengkap brosur dan informasi pariwisata tentang Rembang di jejaring promosi pariwisata.

Murni menambahkan, untuk memproduksi film ini dibutuhkan anggaran tak kurang Rp 4 miliar. Pembuatan film ini nantinya juga akan melibatkan peran warga Rembang. Jika semua lancar, lanjut dia, tahap awal pembuatan film kolosal tersebut akan dimulai tahun 2011. ”Dengan begitu, film kolosal sejarah Rembang ini bisa dinikmati khalayak luas paling tidak awal 2013 mendatang,” paparnya.

Advertisements

5 thoughts on “Film Kolosal Sejarah Rembang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s