Menggempur Pasar Mancanegara dari Desa Mei 14, 2009
Posted by Rifqi Muhammad in artikel.12 comments
Membayangkan indonesia sebagai gudang potensi, saya tergelitik. Selama ini Indonesia selalu dimaknai sebagai gudang bahan baku produksi. Ya, memang itu yang secara nyata amat kentara. Potensi alam yang tergelar dari sabang sampai merauke, sepertinya memang menegaskan pandangan demikian.
Namun bila hanya kelaziman ini yang melulu diamini, saya kira, “kebangkrutan” adalah kata yang cukup futuristik untuk melukiskan Indonesia dimasa depan. Kenapa? Bagaimanapun, potensi alam selalu memiliki kecendrungan menyusut. Dan bila demikian yang terjadi, Indonesia sebagai gudang potensi, lamat-lamat menjadi lahan yang puso. (lagi…)
Karya Tebal Tak Menjamin Kualitas Agustus 16, 2008
Posted by Rifqi Muhammad in artikel.3 comments
(Naskah ini dimuat diharian Suara Merdeka pada 16 Agustus 2008 )
Tradisi literer merupakan keniscayaan dalam dunia akademis. Namun, agaknya geliat itu belum banyak tampak. Sebab, hingga kini mahasiswa masih berjarak dengan tradisi tulis.
Tengoklah, ketakutan akan kemampuan menulis masih sangat menggejala. Tidak heran apabila skripsi menjadi momok yang menyebalkan. Keberjarakan ini secara gamblang bisa kita lihat diberbagai ruang diskursus mahasiswa, kasus skripsi hayalah salah satunya. (lagi…)
Bicara Ngalor-ngidul Juli 13, 2008
Posted by Rifqi Muhammad in artikel.add a comment
(Naskah ini dimuat di Harian Suara Merdeka, 3 Mei 2008)
Posisi dosen sebagai ujung tombak proses pendidikan sangat menentukan mutu Perguruan Tinggi. Tanggung jawab besar itu mesti dibarengi dengan kualitas keilmuan dan formulasi kompetensi mengajar yang profesional. Harapannya, ia dapat meningkatkan keilmuan mahasiswa tanpa menanggalkan prinsip student center learning. Selain itu, parameter keberhasilan dosen dan kualitas pendidikan tidak bisa sebatas pada hasil ujian akhir (aspek kognitif), namun juga peningkatan kualitas afektif mahasiswa. (lagi…)
Pembatas Buku; Semua Bisa Untung Mei 16, 2008
Posted by Rifqi Muhammad in artikel.1 comment so far

Saat ini, telah banyak penerbit yang menyertakan “pembatas buku” dalam setiap produk terbitannya. Meski benda ini tampak sederhana, ternyata pembatas buku memiliki banyak fungsi. Berkaitan dengan hal ini, tak hanya pembaca yang merasakan gunanya, tetapi juga penerbit dan buku itu sendiri. Dikalangan masyarakat, selain dikenal dengan istilah “pembatas buku”, benda mungil itu juga sering disebut dengan “batas baca”. (lagi…)
Pertahanan, Peradilan dan Nelayan Lautan Mei 12, 2008
Posted by Rifqi Muhammad in artikel.add a comment
(Kabar Indonesia, 3 Juli 2008)
Indonesia laiknya surga yang nyata, iklimnya tropis dan dua per tiga lautan. Posisi strategis ini menawarkan habitat yang mendukung bagi kehidupan jutaan jenis ikan. Sayang, harta melimpah itu bukan lagi milik kita. Sebab, kita tak sepenuhnya bisa memanfaatkannya. Sebaliknya, anugrah tersebut malah dilahap oleh orang lain Ironi bukan? (lagi…)
Mengoreksi Indeks Prestasi April 23, 2008
Posted by Rifqi Muhammad in artikel.add a comment
(Suara Merdeka, 1 Maret 2008)
“Tugas pokok pendidikan adalah membentuk jati diri seorang individu menjadi pribadi yang dewasa, mandiri, merdeka, dan dapat bertanggung jawab”, ujar Ignas Kleden dalam sebuah seminar. Baginya, disamping pendidikan dan pengajaran bertugas memberikan pengetahuan dan keterampilan, juga meningkatkan kemampuan belajar.
Pengajaran dalam hal ini lebih dipahami sebagai upaya menyampaikan pengetahuan dan informasi. Sementara pendidikan lah yang bertugas mengubah pengetahuan dan informasi menjadi nilai-nilai yang dapat diinternalisasikan dalam sikap, pendirian, dan pandangan hidup. (lagi…)
